Senin, 06 Januari 2014

organisasi & arsitektur komputer



Organisasi Komputer
            Organisasi komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit – unit  operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Biasanya mempelajari bagian yang terkait dengan unit-unit operasional komputer dan berhubungan antara komponen-komponen sister komputer. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, dan sinyal – sinyal kontrol.
Arsitektur Komputer
             Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.
              Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, Abstraksi dari sebuah arsitektur komputer dan hubungannya dengan bagian perangkat keras, firmware, assembler, kernel, sistem operasi, dan perangkat lunak aplikasinya.
Fungsi Pengolahan Data (Data processing):
              Komputer sebagai alat untuk mengolah data yaitu untuk mengolah data yang telah kita buat dan akan dip roses di CPU. Jika kita ingin membuka kembali program yang kita buat computer akan mengolah dan membuka program yang telah kita buat. Contoh: updating bank statement:
Fungsi penyimpanan data (Data storage):
              Komputer sebagai alat untuk penimpanan data yaitu untuk menyimpan data yang telah dibuat dan akan bisa membuka kembali file yang telah kita buat. Contoh: download dari internet.
Fungsi Pemindahan Data (Data movement):                                             
             Komputer sebagai alat untuk pemindahan data yaitu untuk  pemindahan data yang telah dibuat dan akan bisa membuka kembali file yang telah kita buat dengan cara mengcopy paste file yang telah kita buat. Contoh: dari keyboard ke layar monitor.
Fungsi Kendali  (Control):                                                                     
             Komputer sebagai alat kendali data yaitu untuk mengatur data yang telah dibuat maupun yang akan dibuat dan akan bisa membuka kembali file yang telah kita buat. Dan bisa mengendalikan apa yang kita perintahkan melalui keyboard dan lain lain.
KOMPONEN KOMPUTER :
  1. MOTHERBOARD adalah komponen komputer tempat kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.
  2. PROCESSOR Jika sebuah komputer diibaratkan sebagai seorang manusia, maka processor adalah otak manusia tersebut. Processor atau CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah komponen komputer yang bertugas untuk mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. Sebelum membeli sebuah processor kalian harus mencari tahu terlebih dahulu socket processor apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah socket AM2, socket LGA, atau lain sebagainya.
  3. RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak atau random. Sebelum membeli sebuah RAM kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lain sebagainya. 
  4. HARDWARE atau perangkat keras dalam sistem komputer yang  merupakan  komponen  yang secara fisik dapat dilihat dan diraba yang membentuk suatu  kesatuan  sehingga dapat difungsikan.      Contonya: keyboard, mouse, cpu, monitor, printer.
  5. SOFTWARE atau perangkat lunak adalah suatu  program yang berisi instruksi-instruksi (perintah) yang  dimengerti oleh komputer.  Perangkat  komputer yang terdiri dari jutaan komponen elektronik tidak dapat melakukan kegiatan apapun tanpa adanya software. Contohnya: sistem operasi, aplikasi.
  6. BRAINWARE yaitu pemakai komputer  atau orang  yang mengoperasikan computer  karena secanggih apapun komputer jika tidak ada orang yang mengopersikannya  maka komputer tersebut tidak dapat digunakan. Contohnya: sistem analisa,operator, dan programmer.
Referensi:  
http://genius.smpn1mgl.sch.id/file.php/1/ANIMASI/komputer/Perang                                 

Senin, 25 November 2013

PENGERTIAN ETIKA



Berbicara mengenai etika, etika adalah sesuatu yang tidak pernah lepas dalam kehidupan kita. Etika itu berlaku dimana-mana contoh dalam keluarga, lingkungan pendidikan justru lebih terikat dengan etika, dan di masyarakat etika sangat diperlukan. Etika hukumnya wajib dan sangat diperlukan demi kelangsungan hidup masyarakat ini.
Pada saat teknologi dan informasi yang berkembang sangat pesat baru-baru ini banyak cara yang dapat digunakan dalam mengeluarkan pendapat atau opini, salah satunya dengan menulis. Saat ini yang banyak digunakan yaitu menulis melalui internet. Namun, masih ada aspek yang belum diketahui masyarakat, terutama mengenai etika dalam menulis melalui internet.
Dulu, sebelum internet belum mendunia, banyak orang menulis, memberikan atau menyampaikan aspirasi maupun kritik melalui media cetak. Namun di era globalisasi ini kita tidak lagi menyampaikan aspirasi atau kritik kan hanya melalui media cetak saja, namun sekarang terdapat media internet  seperti blog, website, dan lainnya yang dapat kita jelajahi kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.
Sama halnya dengan menulis pada media cetak, menulis di internet juga mempunyai etika yang harus di pahami dan di lakukan.  Sering sekali kita menemukan tulisan-tulisan yang tidak sopan ataupun yang merugikan orang lain. Sesekali kita juga harus memperhatikan apa saja etika-etika yang harus diterapkan dalam menulis di internet.
Pada era reformasi ini, kita dapat bebas memberikan pendapat, namun kita tetap harus menyadari pendapat atau pesan yang akan kita sampaikan dan publikasikan melalui internet, karena semuanya akan memberikan pengaruh bagi mereka yang membaca tulisan tersebut. Kita mempunyai kebebasan berpendapat, namun kebebasan tersebut haruslah kebebasan yang bertanggung jawab. Jadi, pesan apapun yang ingin disampaikan akan mendapatkan respons dan selama pendapat ataupun pesan tersebut tidak mengandung hal negatif, namun bermanfaat, kita tidak perlu takut untuk menulis dan memublikasikannya.
TUJUH BELAS ETIKA DALAM MENULIS DI INTERNET

1. Jagalah kehormatan diri Anda di Internet sebagaimana Anda menjaganya
    dalam kehidupan nyata. Jangan hanya karena Anda merasa tidak dikenali lalu
    berlaku kasar atau tidak pantas.
2. Ingatlah bahwa di Internet Anda berhubungan dengan manusia, bukan cuma
    komputer. Perlakukanlah mereka sebaik perlakuan yang anda inginkan dari
    mereka. Bisa juga dibalik. Perlakuan yang Anda terima akan sepadan dengan
    cara anda memperlakukan mereka.
3. Jangan memboroskan bandwidth dan waktu akses dengan mengirim grafik,
    gambar dsb. Kecuali memang tak terhindarkan.
4. Jangan terdorong untuk selalu kontroversial.
    Jangan memulai atau memprovokasi pertengkaran yang dapat dihindarkan atau
    dihentikan.
5. Berbagilah pengetahuan yang berharga. Internet akan berkembang terus dan
    akan semakin mudah diakses. Saling berbagilah untuk meningkatkan kualitas diri.
6. Hindarkan anak anak dari informasi yang belum sesuai bagi pertumbuhannya.
    Internet adalah sumber informasi tanpa batas dan sangat mudah untuk
    meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Awasilah bagaimana anak Anda
    menggunakan internet.
7. Jangan melanggar hukum. Hukum yang berlaku didunia nyata, banyak yang
    juga berlaku di Internet, termasuk hak perorangan, kecurangan dan
    penyesatan, hak cipta dan merk, gangguan, hujatan dan masalah kerahasiaan.
    Berlaku wajarlah seperti didunia nyata.
8. Hormatilah privasi peserta lainnya. Jangan menyebar e-mail address
    seseorang tanpa ijin, seperti halnya kita tidak meyebarkan nomor telepon
    seseorang semaunya. Juga jangan mendaftarkan email orang lain ke milis atau
    newsgroup tanpa seijinnya.
9. Jangan memanfaatkan keberadaan anggota group untuk tujuan lain.
    Keberadaan banyak orang di Internet memang dapat dimanfaatkan untuk bisnis,
    tetapi tidak semua milis atau news group pantas untuk itu.
10.Siaplah memaafkan kesalahan seseorang. Internet dihuni banyak orang,
    bukan komputer. Dan manusia dapat saja berbuat salah.
11.Tulisan yang dibuat bukan hasil “plagiat”. Plagiat artinya menjiplak. Menjiplak sangat             tidak terhormat karena mengambil hak cipta orang.
12.Gunakan kalimat yang sederhana, sehingga pembaca mudah memahami tulisan tersebut.
13.Tulisan berupa fakta bukan bohongan.
14. Berilah informasi yang berguna bagi pembaca.
15. Jangan menggunakan kata yang berulang-ulang.
16. Selalu menyertakan sumber ketika mengambil tulisan dari wep lain.
17. Jangan menulis hal-hal yang berbau SARA dan Pornografi.

Sumber:
1.powereducation7.com
2. http://www.mail-archive.com/kuli-tinta@indoglobal.com/msg04857.html
5. http://arfianbagus.blogspot.com/2011/07/etika-menulis-di-internet.html http://riamande7jelita.blogspot.com/2012/10/etika-menulis-di-internet_3.html

Minggu, 07 Juli 2013

Suku Sumba, Nusa Tenggara Timur



Pendahuluan
Suku Sumba berada di Pulau Sumba yang menduduki wilayah Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur. Berdasarkan cerita yang sudah turun temurun,  Sumba lahir dari empat pendaratan para leluhur. Menurut Wohangara dan Ratoebandjoe dalam Woha (2008:40) menyatakan bahwa: pendaratan para leluhur itu diatur strategi, seakan-akan mau melakukan pengepungan terhadap tana Humba .
            Di Sumba Barat dan Sumba Timur , mengalami perbedaan keyakinan terhadap adat akibat dari pengaruh moderenisasi. Namun, di Kabupaten Sumba Timur terjadi pergeseran  terutama kaum mudanya. Beberapa dari mereka sudah mulai terpengaruh dari segi berpakaian dan mereka mulai lupa pada bahasa ibunya sendiri. Pada hal bahasa ibu merupakan salah satu ciri budaya suatu daerah. Ini mejadi keprihatinan pemerintah Sumba terhadap kepercayaan adat mereka. Terlepas dari itu adat budaya suku Sumba masih terjaga sampai hari ini.
Kepercayaan mereka adalah kepercayaan khas daerah Marapu, setengah leluhur, setengah dewa, masih amat hidup ditengah-tengah masyarakat Sumba asli. Mereka menganut paham Dinamisme. Marapu menjadi falsafah dasar bagi berbagai ungkapan budaya Sumba .
Kepercayaan dan Tradisi Suku Sumba
Mayoritas suku Sumbawa saat ini memeluk agama Islam, pasca ‘penaklukkan’ Kerajaan Hindu Utan atas Kerajaan Gowa-Sulawesi proses Islamisasi berlangsung dengan gemilang melalui segala sendi kehidupan, baik pendidikan, perkawinan, bahkan segala bentuk tradisi disesuaikan dengan ajaran Islam. Hal ini tercermin dalam lawas:
  • Ling dunia pang tu nanam (di dunia tempat menanam)
  • Pang akhirat pang tu matak (di akhirat tempat menuai)
  • Ka tu boat po ya ada (setelah beramal baru memetik hasilnya)
  • Na asi mu samogang (jangan kamu menganggap remeh)
  • Paboat aji ko Nene’ (mengabdi kepada Allah)
  • Gama krik slamat dunia akhirat (demi keselamatan dunia akhirat)
Semenjak munculnya pengaruh kebudayaan Islam, boleh dibilang suku Sumbawa tidak mengenal unsur-unsur kepercayaan agama lain. Hanya Islamlah yang mampu mempertautkan rasa persaudaraan dan mempersatukan berbagai perbedaan etnik pendatang yang telah turun-temurun menjadi suku Sumbawa.
Bukti-bukti arkeologis yang diketemukan di wilayah Sumbawa, berupa sarkofagus, nakara, dan menhir mengindikasikan bahwa suku Sumbawa purba telah memiliki kepercayaan dan bentuk-bentuk ritual penyembahan kepada arwah nenek moyang mereka. Konsep-konsep tentang kosmologi dan perlunya menjaga keseimbangan antara dirinya dengan makrokosmos terus diwariskan lintas generasi.
Kekerabatan
Masyarakat suku Sumba menganut pola kekerabatan yang patrilineal. Pola kekerabatan dimana ayah atau kakek mereka yang akan menjadi identitas orang-orang suku Sumba. Dampak positifnya yaitu; suku Sumba dapat lebih dikenal oleh orang lain, bahkan dibeberapa bagiannya menjadi tempat wisata. Tetapi ada juga faktor negatif yang lahir dari keterbukaan dan moderenitas zaman. Beberapa orang-orang muda suku Sumba sebagian sudah mengenal dan hidup bergaya masyarakat moderen pada umumnya. Mulai dari cara berpakaian, berbahasa, dan tentu ini akan memengaruhi pola berpikir, sehingga ditakutkan jika ini terus terjadi akan merusak pola adat yang sudah mengental di suku Sumba. Ini sebagian dari dampak moderenitas .
Perlu  perhatian khusus  dari pemerintah yang  telah terus mengupayakan pelestarian budaya dan adat suku Sumba. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat pada umumnya bahwa menjaga dan memahami betul budaya dan adat lingkungan sendiri adalah hal penting agar terus terjalin keselarasan dalam kehidupan.

Adat & Seni Budaya

Adat adalah suatu peraturan yang tidak boleh di langgar oleh suatu masyarakat yang notabene merupakan undang-undang yang tidak tertulis namun mengikat. Dalam segala bentuk kesenian tradisional Sumba akan kita dapati atau kita rasakan nafas kehidupan adat setempat, baik kehidupan adat yang pernah ada di masa lampau, maupun adat yang masih dihayati masyarakat masa kini. Adat-adat yang dianut oleh suku Sumba;
a.       Dalam seni kriya; kain tenun Sumba (Timur) sangat disukai pola klasik dengan ornamen yang bermotifkan pohon adung. Motif pohon adung menggambarkan adanya adat mengayau kepala manusia pada masa lampau.
b.      Dalam seni tari ada jenis tarian perang yang selalu disertai adegan mengayau, memenggal kepala  musuh seperti apa yang dilakukan pada masa lampau.
c.        Dalam seni sastra juga ada saja-sajak (lirik) untuk lagu-lagu pengayauan.
d.       Dalam seni rupa kita memperoleh gambaran adat kematian, penguburan yang wajib disertai kurban kerbau, seperti yang dipahatkan pada nisan dan batu kubur.
Pakaian adat
Di Sumba stratifikasi sosial masih diterapkan. Strata sosial antara kaum bangsawan (maramba), pemuka agama (kabisu) dan rakyat jelata (ata) masih berlaku, walaupun tidak setajam masa laku. Pakaian rakyat Sumba itu mejadi penting karena akan menentukan berada di strata sosial mana ia. Hal ini ditunjukkan oleh kain yang berlembar-lembar menumpuk badan mereka.
     Busana pria Sumba terdiri atas bagian-bagian penutup kepala, penutup badan dan sejumlah penunjangnya, berupa perhiasan dan senjata tajam.
Pada wanita pun sama, kain diberi nama sesuai dengan teknik tenunnya dengan warna yang berwarna-warni. Seperti lau kaworu, lau pahudu, lau mutikau dan lau pahudu kiku. Kain-kain tersebut dikenakan sebagai sarung setinggi dada (lau pahudu kiku) dengan bagian bahu tertutup taba huku yang sewarna dengan sarung. Juga perhiasan dan hiasan di kepala mereka.

 Mata Pencarian

Faktor penting lainnya yang ikut menentukan produk dari bentuk-bentuk kesenian tradisional sekelompok suku ialah mata pencarian pokok. Sekelompok suku yang masih hidup secara nomadis, bermat apencarian berburu, pasti tidak akan mempunyai cukup waktu untuk membuat kain tenun dengan ornamen rumit yang proses pembuatannya menuntut waktu lama dan tempat pembuatan yang tidak berpindah-pindah. Tidak pula punya waktu untuk memahat patung, ukiran, dan relief dengan ornamen yang rumit. Juga tidak merasa berkepentingan untuk mendirikan rumah-rumah besar lagi kokoh yang memerlukan waktu dan banyak tenaga. Mereka yang hidup dari berburu atau menangkap ikan.
Simbol-Simbol
1. Kuda
Hewan yang melambangkan ketaatan paling utama. Kuda tunggangan piliha disebut njara madewa, artinya kuda sehidup semati, yang ketaatatannya tidak terbatas di dunia saja, bahkan juga di alam baka.
2. Anjing
Melambangkan kewaspadaan. Sebagai penunjuk jalan, penjaga, dan pemburu yang senantiasa mengikuti majikannya bila sedang berpergian atau berburu. Di Sumba Barat di sebut boga madewa.
3. Kerbau
Kerbau biasa yang ikut dikorbankan di Sumba Barat sering disebut babi dede yang ditinggikan. Boleh kerbau jantan, boleh juga yang betina. Secara simbolis daging kerbau korban itu dipersembahkan kepada roh, arwah leluhur, dan sanak famili yang telah meninggal.
4. Babi
Jenis hewan ini sama saja dengan kerbau biasa yang dikorbankan, akan tetapi nilainya lebih rendah daripada kerbau.
5. Sapi
Jenis hewan ini dianggap paling rendah nilainya.
6. Kambing
Jenis hewan ini nilainya lebih rendah daripada babi. Misalnya suku Gaura di Sumba Barat yang menganggap kambing jenis hewan korban yang hampir senilai dengan anjing.
7. Ayam Jantan
Jenis hewan ini berfungsi sebagai isyarat kebangkitan roh. Koko ayam jantan akan membangunkan roh orang yang meninggal pada waktunya agar bersiap untuk menempuh perjalanannya ke alam makhluk halus, Parai Marapu.
Gambar suku sumba
     Ini adalah tarian kuda
http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/KEPERCAYAAN%20DAN%20TRADISI%20SUKU%20SUMBAWA1.jpg&w=110&h=70&q=100
Ini adalah rumah adat
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSaAtqceteWG0atx0ugkO_petagWVl_VixE1pJYVKkmSMPGS2_Dug





Ini adalah tarian suku sumba
http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/tari%20sawo%20ma%20eka%20suku%20boti.jpg&w=134&h=77&q=100
      Ini adalah alat musik suku sumba
http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/sasando-rote.jpg&w=134&h=77&q=100